Uraian Inovasi
Panduan dapat diunduh pada tautan berikut https://s.id/silalapkemangi
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi terus meningkatkan kualitas pelayanan penanggulangan kebakaran melalui inovasi berbasis teknologi digital. Berlandaskan berbagai peraturan perundang-undangan, mulai dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik hingga Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 42 Tahun 2021 tentang Susunan Organisasi Dinas Pemadam Kebakaran, langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam mitigasi bencana kebakaran di wilayah yang memiliki geografis luas dan beragam.
Kebakaran, yang melibatkan bahan bakar, oksigen, dan sumber panas, seringkali menyebabkan kerugian besar dan korban jiwa jika tidak ditanggulangi dengan cepat dan tepat. Salah satu indikator keberhasilan pelayanan sub urusan kebakaran adalah waktu tanggap maksimal 15 menit dari laporan diterima hingga keberadaan petugas di lokasi. Namun, tantangan nyata di Kabupaten Banyuwangi yang meliputi 25 kecamatan dan 217 desa/kelurahan adalah jarak tempuh yang jauh, keterbatasan armada dan personil, serta kesiapsiagaan masyarakat yang masih perlu peningkatan.
Menjawab kondisi tersebut, pada tahun 2024 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi mengembangkan aplikasi inovatif bernama “Si Lalap Kemangi” (Sistem Informasi Layanan Pelaporan Kebakaran Masyarakat Banyuwangi). Aplikasi ini memungkinkan masyarakat melaporkan kebakaran secara real-time dan akurat melalui fitur geolokasi otomatis (GPS). Setiap laporan yang masuk akan diteruskan langsung kepada petugas, yang wajib bergerak keluar dari markas dalam waktu maksimal 4 menit sesuai prinsip Quick Response Four Minutes (QRF).
Keunggulan aplikasi ini tidak hanya terletak pada percepatan waktu tanggap, tetapi juga pada pembangunan sistem data digital yang terstruktur, yang memudahkan evaluasi kejadian, penyusunan strategi pencegahan, serta perencanaan layanan kebakaran yang lebih terukur dan berkelanjutan. Selain itu, pendekatan partisipatif melalui aplikasi ini meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan kebakaran.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang terus dikembangkan, serta penguatan kapabilitas personil, inovasi Si Lalap Kemangi diharapkan mampu menjangkau lokasi-lokasi terpencil di Kabupaten Banyuwangi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemadam kebakaran. Langkah ini menjadikan Banyuwangi sebagai contoh daerah yang memadukan teknologi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kebakaran secara efektif dan efisien.